Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Selasa, 27 November 2012

Konser Di Bogor, Shahrukh Khan Minta 9 Mobil Mewah


Promotor konser musik Adrie Subono yang memegang bendera Java Musikindo mengaku tak henti-hentinya melakukan persiapan jelang kedatangan megabintang asal India, Shah Rukh Khan (SRK) untuk melakukan konser di Sentul Internasional Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat pada 8 Desember mendatang.

"Kita sampai hari ini masih survei venue, apa yang mereka ingin persiapkan banyak banget, ada tambahan 10 orang termasuk dancer. Ada sepeda motor untuk di panggung. Diminta juga kembang api, itu kan sesuatu yang enggak gampang," ujar Adrie saat ditemui di Plaza Permata M.H Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (22/11/2012).

Bos Java Musikindo itu sangat yakin penggemar SRK sangat banyak. Apalagi bintang film My Name Is Khan itu hanya tampil Indonesia, sehingga tak menutup kemungkinan penggemarnya yang berada di luar negeri juga akan datang. "Saya yakin Insya Allah, dia artis besar, di seluruh dunia, fansnya banyak. Kebetulan hanya datang ke Indonesia, fans-fansnya di luar negeri jadi pingin datang ke Indonesia," terangnya.

Adrie sempat dibuat repot dengan menghadirkan sosok SRK, karena riders-nya di luar kebiasaan artis yang diundangnya selama ini. Selain minta makanan khas India, SRK juga minta sembilan mobil mewah. "Ini repot banget, banyak sekali yang enggak biasa. Saya harus nyiapin makanan India, pertama kali. Tapi it"s okay," katanya. "Minta mobil macam-macam pastinya gak murah," lanjutnya. 

Masjid Khusus Gay Segera Dibuka Di Prancis


Sebuah masjid khusus kaum gay atau penyuka sesama jenis akan segera dibuka di Prancis. Mulai bulan depan, baik pria maupun wanita penyuka sesama jenis bisa beribadah di masjid tersebut. Pendiri masjid bahkan berharap akan bisa menggelar pernikahan sesama jenis di masjid tersebut.

Adalah seorang pria bernama Mohammed Ludovic Lutfi Zahed yang berasal dari Aljazair, namun lama tinggal di Prancis yang mendirikan masjid tersebut. Zahed yang menyatakan diri sebagai pria homoseksual ini, akan meresmikan pembukaan masjid tersebut pada 30 November mendatang.

Lokasi masjid ini berada di dalam kompleks biara Buddha setempat. Tujuan Zahed membuka masjid khusus kaum gay ini sebagai alternatif masjid konvensional, yang seringkali menjadi tempat ibadah dengan atmosfer penuh intimidasi bagi pria gay.


"Di dalam masjid biasa, wanita harus duduk di belakang dan mengenakan mukena dan pria gay takut akan serangan verbal maupun fisik," tutur Zahed kepada surat kabar Turki, Daily Hurriyet dan dilansir International Business Times, Kamis (22/11/2012).

"Setelah melaksanakan ibadah Haji, saya menyadari bahwa masjid bagi kaum gay merupakan suatu keharusan bagi umat muslim yang gay, yang ingin melakukan salat," imbuh pria yang telah menikah dengan pasangan gaynya tersebut. Kepada surat kabar Turki tersebut, Zahed juga mengungkapkan sedikit pengalaman hidupnya. Zahed mengaku awalnya dirinya sengaja menekan perasaan homoseksualnya karena Islam.

"Ketika saya berusia 12 tahun, saya mulai mempelajari Islam dan melakukan salat. Pertama, saya sangat terkesan oleh Salafist di Aljazair, tapi kemudian saya menjauhi mereka karena serangan teroris yang mereka lakukan. Setelah malam pertama saya dengan pria, saya menyadari bahwa saya homoseksual. Saya menyadari bahwa saya menekan perasaan saya sendiri dengan bantuan Islam," terangnya.

Zahed menambahkan, dalam masjid khusus kaum gay ini, baik wanita maupun pria diperbolehkan salat bersama tanpa adanya pemisahan tempat. Ketika ditanyai apakah perkawinan sejenis akan digelar di masjid itu, Zahed menjawab: "Kami akan mulai dengan salat-salat Jumat, namun kami akan menggelar pernikahan setelah itu."

Sumber: Daily Hurriyet, International Business Times

Apakah Vampir Benar-benar Ada??


Apakah vampir benar ada? Adakah penjelasan sainsnya? Jauh dari takhayul, ada penjelasan biologi dan antropologi pada kondisi yang menyebabkan takut pada makhluk itu.

Menerapkan sains pada makhluk fiksional bukan hal yang baru, kata Dr Katherine Ramsland, seorang dosen psikologi forensik di universitas DeSales dan penulis buku "The Science of Vampires."

Mengenai mitos tersebut ia mempelajari apakah hal ini berangkat dari sebuah mitologi yang ditujukan pada ketakutan akan mati, pengetahuan yang kurang atas pembusukan tubuh, sebuah penyakit menular yang tak dapat dijelaskan, atau sebuah gejala penyakit mental yang dikenal sebagai "Vampirisme Klinis" ? "

Untuk mengetahui kebenarannya, maka berpaling pada sains untuk mengetahui dengan akurat, makhluk yang sering digambarkan dalam film tersebut.

Beberapa elemen dari mitos vampir didasarkan sekitar fakta, yang digabungkan ke dalam keseluruhan kondisi yang menakutkan. Penggambaran vampir sebagai makhluk yang gelap, dan sangat sensitif terhadap sinar matahari merupaan kasus untuk orang-orang yang menderita porfiria.

Kondisi ini merupakan yang sebuah alergi manusia terhadap matahari yang dapat menyebabkan kulit tebakar dan membengkak.

Porfiria sangat langka sekali, namun tidak dengan dengan polymorphic light eruption. Ini merupakan jenis reaksi alergi yang ditandai oleh pembentukan gelombang dan ruam gatal pada kulit yang terkena sinar matahari. Tapi sebenarnya bukan alergi terhadap matahari, melainkan reaksi imun.

Vampir sering dianggap abadi, namun Ramsland mencoba menjelaskan aspek mitos ini sebagai apa yang sering disebut ilmuwan dengan "sel keabadian." Proses penuaan sebagian didasarkan pada umur sel-sel tubuh, selama mereka terus membagi, manusia akan tetap muda, dan struktur dalam sel yang disebut telomerase bersama dengan unsur kimiawai dalam tubuh kita dapat berperan besar dalam menjaga keremajaan tubuh.

Hal lain yang sering dikemukakan adalah meminum darah. kecuali jika mereka memiliki kekurangan zat besi seperti anemia, menurut catatan Dr Manuel Alvarez, editor kesehatan di FoxNews.com.

Hal ini mungkin tidak menjelaskan mitologi vampir, tetapi bisa menjelaskan salah satu karakteristik yang terkait dengan makhluk-makhluk.


ShareThis